Selasa, 05 Mei 2015

Polusi Cahaya Parah, Observatorium Bosscha akan Pindah ke NTT

Observatorium terbesar di Asia Tenggara, Observatorium Bosscha, akan dipindahkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, akibat polusi cahaya yang semakin parah di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (foto: VOA/R. Teja Wulan).
Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (foto: VOA/R. Teja Wulan).

Sejak Lembang tumbuh pesat dengan berbagai pusat bisnis, penelitian astronomi di Bosscha semakin terganggu akibat besarnya polusi cahaya tersebut. Saat ini tim riset astronomi Institut Teknologi Bandung atau ITB dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau Lapan sedang melakukan tahap uji kelayakan lokasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kupang, dipilih sebagai lokasi Observatorium Bosscha yang baru karena wilayahnya paling kering di Indonesia. Selain itu, potensi kecerahan langitnya pun lebih tinggi dibandingkan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kondisi langit Lembang yang semakin terang, menjadi ancaman polusi cahaya bagi Observatorium Bosscha. Setiap tahun polusi cahaya dari permukiman penduduk dan pusat bisnis di Lembang semakin parah.
Pihak Bosscha sudah mengingatkan hal ini kepada pemerintah, namun tidak ada perkembangan berarti. Jika hal ini dibiarkan, keberadaan Bosscha pun terancam.
Kepala Observatorium Bosscha, Dr. Mahasena Putra mengatakan, terangnya langit Lembang membuat penelitian semakin terbatas. Jika dulu bintang bisa terlihat banyak, saat ini terkesan sedikit karena sulit untuk diamati. Jika beberapa tahun lalu, arah horizon 60 derajat masih bersih sehingga leluasa untuk menelitinya, tapi kini tinggal hanya 40 derajat. Sempitnya ruang penelitian Bosscha membuat sejumlah obyek tak terlihat lagi, seperti salah satu galaksi di Lingkar Selatan. Pada akhir tahun 1990-an, obyek langit itu sama sekali tak bisa dilihat.

“Terangnya langit di Bosscha dibandingkan di NTT sana itu, yang di sini (Lembang) seratus kali lebih terang, artinya bintang redup nggak bisa kelihatan. Jadi sudah seperti itu (kondisinya), dan itu disebabkan oleh lampu-lampu. Ternyata setelah kita pelajari, Lembang itu bukan tempat yang terbaik secara cuaca di Indonesia. Sekarang dengan penelitian baru, ternyata yang paling bagus secara cuaca itu ada di Indonesia Timur,” tutur Mahasena.

Saat ini, tim riset astronomi ITB dan Lapan sedang melakukan tahap uji kelayakan lokasi di Kupang. Bosscha di NTT nantinya akan menempati lahan yang berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut dengan luas lahan yang lebih besar daripada di Lembang.
Peneliti astronomi ITB, Moedji Raharto mengatakan, pemindahan dan pengembangan Bosscha oleh pemerintah ke NTT, dianggap kebutuhan mendesak untuk penelitian astronomi. Pasalnya, fasilitas yang memadai dan penguasaan dalam penelitian antariksa akan berdampak positif terhadap eksistensi negara.

“Kita perlu patroli langit bersama dari seluruh wilayah Indonesia. Dan sebetulnya langit itu memberikan tantangan berpikir bagi manusia. Jadi mencerdaskan kehidupan berbangsa. Sehingga kita semuanya punya kesadaran bahwa langit di atas kita itu sangat luas,” ungkap Moedji Raharto.

Melalui pengembangan Bosscha di Kupang, NTT nanti, diharapkan Indonesia bisa menguasai bidang keantariksaan yang kini sudah tertinggal jauh dari negara tetangga Thailand dan negara Eropa. Dengan didukung peralatan dan fasilitas teleskop 3 meter, teleskop radio sekitar 20 meter, dan teleskop lainnya sebagai fasilitas terbaru, diharapkan astronom Indonesia tidak hanya mampu bekerja sama dengan negara maju lainnya namun juga bisa mencapai kesempurnaan penelitian.

Kenapa Kita Tidak Bisa Melihat Katai Merah Tanpa Bantuan Alat Optik?

http://astronesia.blogspot.com/
Citra Proxima Centauri oleh teleskop Hubble
 
AstroNesia ~ Kurcaci merah atau katai atau kerdil merah, adalah bintang kecil dan relatif dingin dibanding Matahari kita, tidak mudah terdeteksi oleh mata telanjang karena mereka memiliki suhu dan kecerahan rendah. Ini cukup mengejutkan, mengingat mereka tidak begitu mudah dideteksi mengingat mereka adalah jenis bintang yang paling banyak di galaksi kita.

Katai merah terdekat dengan Bumi adalah Proxima Centauri, yang terletak 4,24 tahun cahaya, di konstelasi Centaurus. Dega magnetudo +11,05, bintang ini sulit dilihat dengan mata telanjang dan Anda  memerlukan bantuan optik seperti teropong atau teleskop untuk menemukannya.

SEJARAH, JENIS DAN MANFAAT SINAR LASER


LASER (singkatan dari bahasa Inggris: Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation).Laser memperkuat cahaya.Laser dapat mengambil berkas cahaya yang lemah dan membuatnya menjadi berkas yang kuat.Beberapa laser menghasilkan berkas yang sangat kuat sehingga dapat membakar lubang kecil di dalam selembar besi dalam waktu kurang dari satu detik.Sinar laser dapat mencapai jarak jauh melalui angkasa luar tanpa menyebar dan menjadi lemah. Karena itulah, sinar laser menjadi alat komunikasi penting dalam berkomunikasi dalam jaman angkasa luar. Banyak kegunaan laser sudah ditemukan dalam ilmu kedokteran, ilmu pengetahuan, dan industri.

Ilmuwan menganggap cahaya sebagai gelombang yang bergerak. Jarak dari kulit sebuah gelombang ke kulit berikutnya disebut panjang gelombang. Cahaya dari matahari atau dari lampu adalah campuran banyak panjang gelombang. Setiap panjang gelombang yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda.

Sinar laser terbuat dari cahaya yang semuanya terdiri dari panjang gelombang yang sama. Berkas cahaya dalam cahaya biasa mengalir ke arah yang berbeda. Sinar laser bergerak dalam arah yang sama persis. Sinar laser tidak menyebar dan tidak melemah

Pada awal perkembangannya, orang tidak menyebut dengan nama laser. Para ahli masa itu menyebutnya sebagai MASER (Microwave Amplification by the Stimulated Emission of Radiation). Dan orang yang disebut-sebut pertama kali mengungkapkan keberadaan maser adalah Albert Einstein antara tahun 1916 - 1917. Ilmuwan yang terkenal eksentrik ini juga yang pertama kali berpendapat bahwa cahaya atau sinar bukan hanya terdiri dari gelombang elektromagnetik, tapi juga bermuatan partikel dan energi. Dan dikenal lah apa yang disebut sebagai radiasi. Tapi maser dari Einsten ini baru sebatas teori. Teknologi pada dekade kedua abad 20 belum mampu mewujudkannya. Disamping itu, banyak ilmuwan yang menganggap teori dari Eisntein itu sebagai teori yang kontroversial.

Pada tahun-tahun berikutnya, terlebih pada perang dunia kedua, maser lebih banyak digunakan untuk kepentingan militer, yaitu untuk pengembangan radar. Hingga akhirnya Charles H. Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger, berhasil membuat maser dengan menggunakan gas Amoniak. Dan inilah maser yang pertama kali dibuat orang. Keberhasilan itu dipublikasikan pada tahun 1954. Itu merupakan maser dengan satu tingkat energi. Selanjutnya ide emisi dua tingkat untuk mempertahankan inversi pada maser telah dikembangkan oleh dua orang ilmuwan Sovyet, Nikolai Basov dan Alexander Prokhorov. Karena sumbangannya yang sangat penting ini dalam pengembangan maser, Charles H. Townes, Nikolai Basov, dan Alexander Prokhorov berbagi hadiah Nobel bidang Fisika pada tahun 1964.

Charles H. Townes memang orang yang berperan penting dalam dunia maser. Sebelumnya beliau bersama Arthur Schawlow telah meneliti kemungkinan pembuatan maser optik (yang kemudian berkembang menjadi laser) dan sinar infra merah. Rincian penelitian itu diterbitkan pada bulan Desember 1958. Namun mereka berdua masih menemui kesulitan dan pembuatan laser (maser optik). Hingga akhirnya sebelum memasuki tahun 1960 Theodore Maiman bisa mewujudkan kerja sinar laser. Maiman menggunakan silinder batu Ruby untuk memicu timbulnya laser hingga laser buatannya dikenal sebagai Ruby Laser. Tapi Ruby Laser hanya mampu bekerja pada energi tingkat ketiga. Setelah memasuki tahun 1960, Peter Sorokin dan Mirek Stevenson mulai mengembangkan laser tingkat keempat yang pertama. Tapi itu pun masih sebatas teori dan tujuan untuk merealisasikannya masih belum tercapai. Namun demikian sejak saat itu lah era laser dimulai.

Sekilas bahwa Theodore Maiman dianggap sebagai orang yang pertama kali berhasil membuat laser (bukan maser). Tapi sebenarnya ada orang lain yang telah mendahuluinya yaitu Gordon Gould. Pada tahun 1958, Gordon Gould kabarnya telah berhasil membuat maser optik (laser) bahkan dia juga yang dianggap sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah Laser (Light Amplification by the Stimulated Emission of Radiation). Tapi Gordon gagal mendaftarkan paten laser-nya pada tahun 1959. Hingga pada tahun 1977 Gordon memenangkan paten tersebut. Butuh waktu 8 tahun untuk mendapatkan pengakuan itu.

Pada masa yang hampir bersamaan juga beberapa ilmuwan lain berhasil membuat laser dengan menggunakan bahan yang berbeda. Misalnya Ali Javan, William Bennet dan Donald Herriot yang membuat laser dengan media gas helium dan neon pada tahun 1960 dan keberhasilannya baru dipublikasikan pada tahun 1961. Kumar N. Patel membuat laser dengan perantaraan karbondioksida, nitrogen, dan helium pada tahun 1964. Dan pada tahun yang sama juga (1964), Earl Bell membuat laser dengan bantuan helium dan merkuri. Para ilmuwan ini dianggap pembuat untuk laser gas karena bahan-bahan yang mereka gunakan untuk membuat laser pada umumnya berupa zat gas.

Perkembangan yang cukup penting terjadi pada tahun 1962 ketika seorang ilmuwan yang bekerja pada perusahaan General Electric, Robert Hall, menemukan laser semikonduktor berukuran mini dengan biaya murah. Biasanya mesin atau peralatan pemroduksi sinar laser berukuran besar. Laser buatan Rober Hall inilah yang hingga kini digunakan pada perangkat vcd dan dvd player, printer laser, pembaca kode bar, drive pada CPU, sistem komunikasi yang menggunakan serat optik, dan sebagainya.

Sebuah penemuan yang revolusioner dibuat pada tahun 1970 ketika Charles Kao dan George Hockham berhasil membuat apa yang sekarang disebut serat optik (fiberglass). Mereka berdua memang tidak membuat laser, tapi penemuannya sangat penting dalam penggunaan aplikasi laser. Dan seperti kita tahu, serat optik banyak digunakan dalam bidang komunikasi. Bidang inilah yang memang dianggap sebagai pengguna terbesar aplikasi laser. Laser dan serat optik memang dua penemuan yang sangat saling mendukung.

Ada berbagai jenis laser. Medium laser bisa padat, gas, cair atau semikonduktor. Laser biasanya ditentukan oleh jenis bahan yang digunakan oleh penguatnya

Solid-state laser material telah dikuatkan terdistribusi dalam matriks padat (seperti ruby atau neodymium: yttrium-aluminium garnet laser yag). Laser neodymium-yag memancarkan cahaya inframerah pada 1.064 nanometer (nm).

Laser Gas (helium dan helium-neon, hene, merupakan laser gas yang paling umum) memiliki output utama dari lampu inframerah. CO2 laser memancarkan energi jauh dr inframerah, dan digunakan untuk memotong material keras.

Laser Excimer (nama ini berasal dari istilah excited dan dimers) menggunakan gas reaktif, seperti klorin dan fluorin, dicampur dengan gas inert seperti argon, kripton atau xenon. Ketika elektrik dirangsang, molekul pseudo (dimer). Ketika lased, dimer menghasilkan cahaya dalam kisaran ultraviolet.

Dye laser menggunakan pewarna organik kompleks, seperti rhodamine 6g, dalam larutan cair atau suspensi sebagai media penguat.

Semiconductor laser, kadang-kadang disebut dioda laser, laser yg tidak solid-state. Perangkat elektronik yg menggunakan ini umumnya sangat kecil dan menggunakan daya yang rendah. Mereka dapat dibangun menjadi array yang lebih besar, seperti sumber penulisan dalam beberapa printer laser atau CD player.


MANFAAT LASER :
Dalam kehidupan sehari-hari, laser digunakan pada berbagai bidang. Dalam penggunaannya, energi laser yang terpancar tiap satuan waktu dinyatakan dengan orde dari beberapa mW(Laser yand digunakan dalam system audio laser disk) sampai dengan beberapa MW(Laser yang digunakan untuk senjata). Besarnya energi laser yang dipilih bergantung pada penggunaannya. Pemanfaatan sinar laser misalnya pada bidang kedokteran, pelayanan (jasa), industri, astronomi, fotografi, elektronika, dan komunikasi.

Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, sinar laser digunakan antara lain untuk mendiagnosis penyakit, pengobatan penyakit, dan perbaikan suatu cacat serta penbedahan.
Pada bidang industri, sinar laser bermanfaat untuk pengelasan, pemotongan lempeng baja, serta untuk pengeboran.
Pada bidang astronomi, sinar laser berdaya tinggi dapat digunakan untuk mengukur jarak Bumi Bulan dengan teliti.
Dala bidang fotografi, laser mampu menghasilkan bayangan tiga dimensi dari suatu benda, disebut holografi.
Dalam bidang elektronika, laser solid state berukuran kecil digunakan dalam system penyimpanan memori optik dalam computer.
Dalam bidang komunikasi, laser berfungsi untuk memperkuat cahaya sehingga dapat menyalurkan suara dan sinyal gambar melalui serat optik.

KF-BAS/v/wikipedia/http://www.zimbio.com

Jenis-jenis Laser untuk Kecantikan

Laser merupakan sebuah sinar tak tampak yang mempunyai daya tembus luar biasa. Kemampuannya menembus benda padat dan jaringan tubuh banyak dimanfaatkan untuk keperluan bedah dalam bidang kesehatan. Saat ini laser juga mulai banyak dipakai di bidang kecantikan. Terdapat berbagai jenis laser untuk kecantikan.

Adapun jenis-jenis laser untuk kecantikan adalah sebagai berikut :

  • Laser Pemotong CO2.
    Laser jenis ini memiliki kemampuan memotong yang menggunakan teknologi karbondioksida. Laser pemotong berfungsi salah satunya untuk menghilangkan bekas luka pada wajah baik berat maupun ringan. Luka berat antara lain akibat kecelakaan, kebakaran, luka ringan antara lain luka bekas jerawat, luka sayat dan sebagainya. Selain itu laser pemotong CO2 juga dapat digunakan untuk menghilangkan tahi lalat yang mengganggu penampilan. Terapi sinar laser jenis ini juga dapat membantu menghaluskan kulit wajah melalui sistem operasi lapis demi lapis kulit mulai dari lapisan terluar sampai dengan kulit jangat yang mengandung serat elastin, kolagen dan fibroblas yang berperan dalam membentuk elastisitas serta kekenyalan kulit.
  • Laser Ndyag
    Laser ini dapat digunakan untuk melepaskan bulu pada tubuh yang tidak dikehendaki, misalnya bulu pada kaki wanita, bulu pada ketiak, bulu kumis dan sejenisnya. Penggunaan laser jenis ini memungkinkan wanita tidak perlu lagi menghilangkan bulu dengan wax yang terkadang melukai serta menyakitkan.
  • Q Switched Nd YAG
    Laser jenis ini merupakan laser pigmen, yang digunakan untuk memperbaiki kelainan kulit yang terkait dengan pigmen. Kelainan pigmentasi tersebut antara lain bintik hitam pada wajah (freckles), tanda lahir, photoaging, hiperpigmentasi. Laser ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan bekas tatto.
Yang membuat beda jenis-jenis laser untuk kecantikan ini adalah panjang gelombang dari sinar laser yang digunakan. Masih ada jenis laser lain di dunia klinik kecantikan, seperti erbium glass, laser terapi jerawat, dan lain sebagainya. Penggunaan jenis-jenis laser untuk kecantikan ini tentu saja tidak bisa sembarangan, melainkan harus dikerjakan oleh terapis bersertifikat ataupun klinik yang sudah mendapatkan perijinan untuk beroperasi. Semoga informasi ini bermanfaat.

Cakram laser



LDDVDComparison-mod.png
Sebuah cakram laser (kiri), dibandingkan dengan DVD.












Cakram laser (atau Laserdisc, dan disingkat LD) adalah sebuah piringan optikal berdiameter 11.81 inchi (30 cm) dan dapat digunakan pada kedua sisinya untuk menyimpan video atau film dan dapat diputar kembali dengan laser, dan merupakan media penyimpan data pada cakram optik komersial pertama. Tidak seperti media optik pada saat ini yang menyimpan data dalam format digital, cakram laser menyimpannya dalam format analog.Cakram laser awalnya dinamakan Discovision pada tahun 1978, teknologinya dilisensikan dan dijual dengan nama Reflective Optical Videodisc, Laser Videodisc, Laservision, Disco-Vision, DiscoVision, dan MCA DiscoVision sampai akhirnya Pioneer Electronics memiliki sebagian format ini dan akhirnya dinamai LaserDisc pada pertengahan dan akhir 1980-an.
Format ini memiliki kualitas gambar yang lebih tinggi dari format pesaingnya pada masa itu (sistem VHS dan Betamax). Format ini sangat terkenal di wilayah Jepang dan Asia Tenggara dan kurang diminati di wilayah Amerika Utara, Eropa dan Australia. Cakram laser merupakan medium paling umum yang digunakan untuk penyewaan video pada tahun 1990 di wilayah Hong Kong. Perekaman materi dalam videodisk ini menggunakan cara yang sama dengan cara cakram digital diproduksi namun cakram laser hanya dapat digunakan untuk merekam data video bukan untuk data dengan format lain. Konsep dan teknologi yang digunakan dalam cakram laser merupakan pelopor dari cakram digital dan DVD.

Sejarah

Teknologi penggunaan cakram transparan yang digunakan pada cakram laser berasal dari penemuan David Paul Gregg mengenai cakram optic pada tahun 1958 dan dipatenkan pada tahun 1961 dan pada tahun 1969 paten sistem cakram transparan ini dijual kepada Philips. MCA juga turut berandil dalam pengembangan ini setelah mengakuisisi perusahaan Gregg bernama Gauss Electrophusics pada awal tahun 1960. Pada tahun 1969, Philip mengembangkan cakram video dalam mode reflektif yang mempunyai keuntungan lebih besar dibanding mode tranparan. MCA dan Philips pada akhirnya bekerja sama dalam pengembangan ini agar dapat menjual film dalam format cakram laser.
Prototype pemutar cakram laser pertama kali didemonstrasikan kepada publik pada tahun 1969 oleh Philips dan mulai dipasarkan pada tahun 1978 di Atlanta, Amerika Serikat. DiscoVision merupakan nama yang berkaitan dengan format video cakram laser. Nama ini merupakan nama asli dari format “Reflective Optical Videodisc System” atau yang dikenal sebagai LaserVision atau cakram laser (LD).
Bentuk kerjasama Philips dan MCA ialah Philips memproduksi pemutar dan MCA memproduksi cakram di bawah divisi yang dimilikinya yang bernama MCA DiscoVision Inc yang dibentuk pada tahun 1969 dan mengeluarkan film-film dari Universal Studios, Warner Bros. Pictures, Paramount, Avco Embassy, WGBH Boston, Fox dan Disney. namun karena kerjasama ini tidak terlalu berhasil maka kerjasama ini dihentikan.
Penerus MCA DiscoVision ialah Discovision Asscoates DVA yang terbentuk dari kerjasama IBM dan MCA. Merger ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari DiscoVision namun pada perkembangannya tidak satupun kemajuan yang terjadi. Pada tahun 1989, Pioneer mengakuisisi DiscoVision Associates. Salah satu penyebab kegagalan kerjasama tersebut ialah karena format cakram laser tidak sukses dan tidak terlalu dikenal di wilayah America Serikat dikarenakan harga pemutarnya yang mahal, hal ini berbeda dengan kondisinya di Jepang dan wilayah Asia Tenggara.
Film dalam format cakram laser pertama kali yang dipasarkan ialah Jaws yang dikeluarkan oleh MCA DiscoVision pada tahun 1978. Dua film terakhir yang dikeluarkan di wilayah Amerika Utara adalah Sleepy Hollow dan Bringing Put the Dead yang diproduksi oloh Paramount pada tahun 2000. Pioneer memproduksi pemutar cakram laser hingga pada awal tahun 2009 memutuskan untuk menghentikan produksinya, model pemutar terakhir yang dibuat oleh Pioneer ialah DVL-919 (DVD/LD/CD), CLD-R5 (LD/CD), DVK-900 (DVD/LD karaoke system), and DVL-K88 (DVD/LD compatible karaoke player).
Pada tahun 1998, diperkirakan 2% (sekitar 2 juta) rumah tangga di Amerika Serikat mempunyai pemutar cakram laser. Pada tahun 1999, pemutar cakram laser dimiliki oleh 10% rumah tangga di Jepang. Cakram laser diluncurkan pada 10 Juni 1981 dengan total 3,6 juta pemutar cakram laser dijual di Jepang. 16,8 juta pemutar cakram laser dijual di seluruh dunia dan 9,5 juta diantaranya dijual oleh Pioneer.
Pada saat ini, DVD telah sepenuhnya menggantikan cakram laser di pasar retail Amerika Utara. Di Eropa, format ini jarang digunakan, format ini digunakan oleh British Broadcasting Corporation (BBC) untuk BBC Domesday Projectin pada pertengahan tahun 1980, yaitu sebuah proyek berbasis di sekolah untuk memperingati 900 tahun sejak Domesday Book asli berada di Inggris.

Spesifikasi Teknis

Cakram laser mempunyai diameter 11.81 inchi (30 cm) dan terbuat dari cakram aluminium dua sisi yang dilapisi oleh plastic. Walau terlihat seperti cakram digital atau DVD namun cakram laser menggunakan format video dan audio analog.

Audio

Audio dalam cakram laser dapat disimpan dalam format analog atau digital serta berbagai variasi format surround sound; NTSC dapat membawa dua track audio analog serta dua track uncompressed PCM digital audio atau PAL yang dapat membawa sepasang track audio, digital maupun analog. Tidak seperti DVD yang membawa Dolby Digital audio dalam bentuk digital, cakram laser menyimpan Dolby Digital dalam frekuensi yang telah dimodulasi di dalam track yang umumnya digunakan untuk audio analog. Untuk mengekstraksi dari Dolby Digital dari cakram laser dibutuhkan pemutar yang telah dilengkap output “AC-3RF” dan demodulator eksternal selain AC-3 decoder.
Kualitas audio pada saat itu tak tertandingi namun kualitas audio analog sangat bergantung kepada kondisi cakram dan alat pemutarnya. Banyak pemutar cakram laser pada tingkatan early dan lower-end yang mempunyai komponen audio analog yang buruk dan banyak cakram yang memiliki kualitas audio yang buruk. Hanya sedikit DiscoVision dan cakram laser pada masa awal yang mempunyai opsi audio digital namun banyak dari film tersebut yang audionya digantikan menjadi audio digital setelah re-issues oleh Universal. Banyak cakram yang pada awalnya membawa track stereo analog yang digantikan dengan track audio Dolby Stereo dan Dolby Surround dalam format digital sehingga membantu meningkatkan kualitas audio. Cakram analog setelah itu mulai diaplikasikan dengan CX Noise Reduction untuk meningkatkan rasio gangguan sinyal dari audionya.

Hardware

Perangkat pemutar pada masa awal (1978-1984) menggunakan tabung laser helium-neon untuk membaca cakram dan mempunyai lampu merah-oranye dengan panjang gelombang 628 Nanometer, sedangkan perangkat pemutar solid-state menggunakan diode semikonduktor laser infra merah dengan panjang gelombang 780 Nanometer.
Pada bulan Maret 1984, Pioneer meluncurkan perangkat pemutar solid-state laser pertamanya, yaitu LD-700. Perangkat tersebut merupakan pemutar cakram laser pertama dengan penampang cakram di bagian muka dan dapat bergerak ke dalam dan ke luar, bukan penampang atas. Setelah peluncuran ini, laser gas tidak lagi digunakan dalam perangkat pemutar, hal ini dikarenakan laser gas helium-neon mempunyai panjang gelombang yang pendek dan dapat menimbulkan sedikit cacat pada cakram. Laser gas helium-neon digantikan oleh diode laser solid-state.
Kebanyakan mesin pemutar merupakan mesin pemutar satu sisi sehingga penonton harus memutar cakram secara manual untuk menonton sisi cakram yang satunya. Sejumlah pemutar lainnya dibuat agar dapat memutar kedua sisi cakram secara otomatis; pada akhir sisi cakram pertama atau dengan perintah penonton, mesin dapat mengubah arah rotasi cakram dan memindahkan laser secara simultan ke sisi lain cakram dan memutarnya kembali.

Combi-players

Pemutar cakram laser yang diproduksi setelah pertengahan 1980 umumnya dapat juga memutar audio CD. Pemutar ini menyediakan tempat untuk menaruh CD berukuran 12 cm (4.7 inchi). Pada tahun 1996, Pioneer meluncurkan model pertama pemutar combi DVD/LD di Jepang dengan seri DVL-9. Walau pemutar combi DVD/LD menawarkan performa cakram laser yang lebih baik, namun tidak sebanding apabila dibandingkan dengan perangkat pemutar cakram laser high end seperti Pioneer Elite CLD-00 dan Pioneer Hi-Vision/MUSE HLD-X9.

High-end Japanese players

Pemutar cakram laser tertentu di Jepang dianggap memiliki kualitas yang lebih tinggi atau mempunyai kapasitas pemutaran yang lebih besar dibandingkan dengan unit di Amerika Utara dan secara rutin diimport oleh penggemar cakram laser di Jepang. Unit-unit ini adalah CLD-R7G, LD-S9, HLD-X9 dan HLD-X0 yang diproduksi oleh Pioneer dan tiga diantaranya memiliki teknologi yang tidak didapati dalam pemutar laser cakram di wilayah Amerika Utara.

Cakram laser PAL

Cakram laser PAL mempunyai waktu putar yang lebih lama dibandingkan dengan cakram berformat NTSC, namun memiliki opsi audio yang lebih sedikit. Cakram PAL hanya memiliki 2 track audio (2 track analog atau 2 track digital). Sebagai perbandingannya, format baru NTSC pada cakram laser memungkinkan 4 track dengan 2 track digital dan analog meskipun format lama NTSC yang dibuat sebel tahun 1984 hanya mempunyai 2 track audio analog.

Perbandingan dengan VHS (Video Home System)

Pada masanya, kehadiran cakram laser memiliki saingan yaitu VHS (Video Home System) berikut ini merupakan perbandingannya :
1. Cakram laser mempunyai gambar yang jauh lebih tajam dibandingkan VHS dengan resolusi horizontal 425 TVL untuk NTSC dan 440 TVL untuk PAL sedangkan VHS hanya memiliki 240 TVL untuk NTSC.
2. Cakram laser dapat menyimpan audio analog dan digital serta dapat menyimpan banyak track audio sedangkan sebagian besar VHS hanya dapat menyimpan data analog. Kemampuan menyimpan banyak track audio inilah yang memungkinan adanya extra seperti komentar sutradara dan fitur-fitur lain di sebuah film dalam cakram laser yang tidak akan mungkin dilakukan dalam VHS.
3. Akses pada cakram laser dimungkinkan untuk acak atau berdasarkan bab-babnya, seperti yang dapat dilakukan dalam format DVD. VHS tidak dapat melakukan hal yang serupa karena perlu di rewind atau fast-forward untuk mencapai titik tertentu. Dalam proses produksinya, cakram laser lebih murah dibandingkan VHS dan proses duplikasinya lebih mudah dan lebih cepat.

Penggunaan di Indonesia

Cakram laser memasuki pasar Indonesia pada akhir tahun 1980-an dan bertahan hingga akhir tahun 1990-an. Pada masa itu tempat rental/penyewaan film tumbuh di Indonesia dan menyewakan film-film dengan format cakram laser, pita video BETA dan VHS. Film-film Indonesia yang pernah dibuat dalam format cakram laser antara lain film-film Warkop DKI dan Catatan Si Boy. Namun penggunaan cakram laser ini mulai ditinggalkan pada akhir tahun 1990-an karena adanya teknologi VCD dan DVD yang lebih praktis dibandingkan dengan cakram laser sehingga cakram laser film-film Indonesia pun pada saat ini sudah susah untuk dicari.

Dikembangkan, Kamera Laser 3D

Para peneliti berhasil mengembangkan kamera laser 3D.

Dikembangkan, Kamera Laser 3DIlustrasi miniatur rumah yang dicetak dengan 3D printer. | Michaela Mastikova/Wikimedia Commons
Tim peneliti dari Edinburgh, Skotlandia dilaporkan berhasil mengembangkan kamera yang mampu menampilkan citra gambar tiga dimensi dari jarak satu kilometer.
Fisikawan dari Universitas Heriot-Watt di kota itu mengembangkan teknik penggunaan laser untuk memindai objek apapun yang dibidik oleh kamera karya mereka. Dengan riset yang lebih dalam mereka mengatakan dapat mengembangkan kamera yang mampu menampilkan citra gambar tiga dimensi dari jarak hingga 10 km.
Mereka mengatakan kamera yang mereka kembangkan bisa digunakan untuk memindai objek seperti kendaraan bermotor namun kamera ini tidak bisa mendeteksi kulit manusia.
Menurut para peneliti ini artinya orang harus melepas seluruh pakaian mereka jika ingin menghindari pemindaian kamera tersebut.
Mendeteksi benda sulit
Teknologi yang digunakan pada kamera ini, menurut para peneliti, sangat bermanfaat untuk mengikuti pergerakan batu atau pertumbuhan daun. Kamera ini menurut para pengembangnya memiliki presisi yang cukup tinggi karena bisa merekam gambar dengan tingkat akurasi hingga satu milimeter.
Fisikawan yang terlibat dalam proyek ini mengatakan kamera ini bekerja dengan memantulkan tembakan laser ke obyek yang jauh dan dari situ kamera akan mengukur waktu sinar pantulan dari objek tadi kembali ke detektor yang ada pada kamera.
"Pendekatan kami memberikan kemudahan dalam pencitraan detail dari sebuah obyek biasa dan juga obyek kecil pada jarak jauh." kata salah satu peneliti di Heriot-Watt, Aongus McCarthy. Dia mengatakan untuk saat ini perangkat yang mereka buat masih berbentuk besar dan kasar. Namun, dalam kurun waktu kurang dari lima tahun alat yang jauh lebih ringan dan kecil akan bisa segera diproduksi.
(www.bbc.co.uk/indonesia)

Seberapa bahayakah sinar laser?

Seberapa bahayakah sinar laser?Alessandro Paiva/stock.xchng
Sinar laser yang mengganggu pemain Indonesia membuat wasit terpaksa menghentikan sementara pertandingan pertama final Piala AFF 2010, Minggu (26/12), antara Malaysia melawan Indonesia. Laser apakah itu? Berbahayakah?

Sinar laser berbeda dengan sinar biasa. Sinar laser itu cuma punya panjang gelombang warna tertentu. Dengan kata lain, cuma punya 1 warna. Sinar laser juga koheren, setiap fotonnya bergerak bersamaan dengan foton lainnya. Sifat lain yang membedakan dengan sinar lainnya adalah sinar laser tidak tersebar, tapi memancar sempit pada satu arah dengan kuat.

Karena pancarannya yang kuat itulah, sinar laser yang dipancarkan dari bangku penonton bisa sampai ke wajah Markus Haris Maulana, penjaga gawang utama tim nasional Indonesia, di lapangan. Sinar berwarna hijau itu beberapa kali terlihat jelas di wajah Markus saat bola mati di sekitar gawangnya.

Sinar laser itu diperkirakan berasal dari pena laser yang biasa digunakan untuk membantu pembicara dalam presentasi. Pena laser umumnya berwarna merah atau hijau. Menurut Bambang Widyatmoko, Kepala Puslit Fisika LIPI, sinar warna hijau memiliki intentsitas lebih tinggi daripada warna merah. "Sinar laser hijau yang berasal dari alat pointer memiliki diameter kecil, sehingga menyilaukan mata," kata Bambang kepada mediaindonesia.com. Selain itu, sinar hijau bisa mencapai jarak 30 hingga 50 meter.

Tingkat bahaya yang dihasilkan oleh sinar laser tersebut harus diketahui lebih lanjut dengan mengukur daya yang dihasilkannya. Umumnya, pena laser hanya berdaya 1-5 mW, sehingga aman digunakan.

Laser memiliki 4 kelas berkaitan dengan tingkat bahayanya. Kelas 1 adalah tingkat aman, karena sinar yang diproduksi berada dalam tempat yang tertutup. Contohnya adalah pemutar CD atau DVD. Kelas berikutnya, kelas 1M, juga aman kecuali saat melewati alat pembesar seperti mikroskop dan teleskop.

Kelas 2 adalah tingkat aman dalam penggunaan normal. Kedipan mata dapat membatasi pencahayaan hingga tidak lebih dari 0,25 detik. Pencahayaan sengaja dengan terus-menerus dapat membuat kerusakan mata. Kelas 2M juga masih tingkat aman selama tidak melewati alat pembesar.

Kelas berikutnya, kelas 3R adalah laser yang harus ditangani dengan hati-hati. Selanjutnya, kelas 3B merupakan laser yang berbahaya jika mata terpapar secara langung. Namun, kalau laser masih harus melewati penghalang, seperti kertas, laser kelas ini tidak berbahaya. Perangkat dengan label kelas 3B harus dilengkapi dengan sakelar dan kunci pengaman.

Kelas terakhir, kelas 4 dapat membakar kulit dan merusak mata secara permanen jika terpapar langsung. laser kelas ini juga membakar material yang mudah terbakar. Laser kelas 4 harus dilengkapi dengan sakelar dan kunci pengaman. Sebagian besar laser di kelas ini digunakan untuk hiburan, industri, sains, militer, dan medis.

Laser sendiri merupakan singkatan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation. Cahaya yang dimaksud adalah radiasi elektromagnetik dari berbagai frekuensi, yang terlihat maupun tidak terlihat.

Laser mulai diperkenalkan pada 1960 oleh Theodore Maiman meskipun penelitian tentang laser telah dilakukan beberapa tahun sebelumnya. Kini, laser dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti kepentingan medis, elektronik, teknologi, militer, dan produk-produk komersial... serta sepak bola.